REDHA

REDHA

 

“Allah tahu dan kamu tidak tahu” adalah kunci harapan. Kenapa? Kerana itu termasuk ihsan (keunggulan) dan tawakkal (kepercayaan kepada Allah).

Apabila kita menerima Qadr, itu bermaksud kita menerima apa yang sedang berlaku; kita menjadi pesakit. Tetapi kita juga diberi dua elemen:
1- Kita diberi sakinah (ketenangan) dalam hati kita.

2- Allah kemudian redha dengan kita dan menolong kita bersama dengan penerimaan ini.

Untuk Redha, salah satunya adalah kita harus percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi memiliki hikmahnya, sudah tertulis dalam rencana-Nya sejak lama.

Tapi itu tidak mudah. Setiap kali ada ujian, berusahalah untuk bersikap positif, ada hikmahnya, jangan biarkan kesedihan itu menutupi segalanya.

Sampai Anda tidak melihat nikmat lainnya.

Tapi hanya satu, percaya pada Allah.

Percaya pada kasih Allah.

Sesulit apapun ujiannya, kita akan melihat hikmahnya.
Redha itu mudah, ketika hati kita tak lagi mempersoalkan ketentuan-Nya.

Terima dengan hati terbuka. InsyaAllah kamu bisa ukhti fillah. Doakan saya juga.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(Surah al Baqarah 2:286)

“Adakah manusia menyangka, bahawa mereka akan dibiarkan, dengan hanya berkata: ‘Kami beriman’, sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cubaan)?
Demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), Allah mengetahui, siapakah orang-orang yang benar-benar beriman, dan dapat diketahuiNya, tentang siapakah orang-orang yang berdusta.
(Surah Al Ankabut 29:2-3)

Jika kita sabar dan Redha,maka Allah akan mengangkat derajat kita di sisi-Nya.Allah menguji kerana untuk mengampuni dosa-dosa kita. Kita selalu sangat berbuat dosa, dan ada kalanya Allah sudah menegur kita berkali-kali dengan cara yang “lembut”. Tapi kita ambil peringatan itu sambi lewa. Kerana kita menganggapnya remeh.Ketika kita sudah “ditegur” dengan ujian yang berat, barulah kita sedar dan ingin berubah.

Wallahu’alam.
Saya berdoa semoga kita semua bisa menghadapi ujian yang kita hadapi. Aamin

Buat renungan untuk Saya yang lemah lagi hina,

Nur / Jaja

You Might Also Like